NDP: MERAWAT AKAR, MENGGERAKKAN ZAMAN

 Oleh: Mohamad Bahrul Ulum

Indonesia adalah negeri yang dibangun dari keberagaman. Bahasa, adat, kesenian, tradisi, hingga kebiasaan masyarakat menjadi kekayaan yang membentuk identitas bangsa. Namun kebudayaan tidak pernah benar-benar diam. Ia hidup, berkembang, dan berubah mengikuti masyarakat yang menjadi pemiliknya.

Perubahan tersebut penting untuk dibaca oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Sebagai organisasi yang lahir dan tumbuh di tengah masyarakat Indonesia, PMII tidak dapat melepaskan diri dari dinamika kebudayaan yang terus bergerak.

Dalam konteks inilah Nilai Dasar Pergerakan (NDP) PMII perlu terus didialogkan dengan perkembangan kebudayaan masyarakat Indonesia.

Bukan berarti NDP harus mengikuti setiap perubahan budaya. Justru NDP dibutuhkan sebagai pijakan agar kader mampu membaca perubahan tanpa kehilangan arah.

Kebudayaan sering dipahami sebagai sesuatu yang harus dijaga dan diwariskan. Namun, kebudayaan juga memiliki sifat dinamis. Tradisi dapat mengalami perubahan bentuk, bahasa daerah dapat bergeser, kesenian dapat menemukan bentuk baru, dan pola hubungan masyarakat dapat berubah mengikuti perkembangan zaman.

Perubahan tersebut tidak selalu berarti hilangnya kebudayaan. Kebudayaan hidup karena terus dipraktikkan manusia. Ketika masyarakat berubah, cara masyarakat menjalankan kebudayaannya pun dapat berubah.

Persoalannya adalah bagaimana perubahan tersebut tetap memiliki hubungan dengan nilai yang membentuk masyarakat Indonesia.

Di sinilah NDP menjadi penting.

Nilai tentang ketuhanan, kemanusiaan, keadilan, kebebasan, dan tanggung jawab sosial akan menemukan maknanya ketika berhadapan dengan kehidupan nyata.

Masyarakat Indonesia memiliki berbagai pengalaman kebudayaan yang mengandung nilai kebersamaan, seperti gotong royong, musyawarah, kepedulian sosial, dan penghormatan terhadap sesama. Namun nilai-nilai tersebut menghadapi tantangan ketika pola kehidupan masyarakat berubah.

Hubungan sosial yang dahulu berlangsung erat dalam komunitas dapat mengalami pergeseran. Tradisi yang sebelumnya menjadi bagian kehidupan sehari-hari dapat semakin jarang dilakukan. Generasi muda pun memiliki cara berbeda dalam memandang dan menjalankan kebudayaan.

Kondisi ini semestinya menjadi ruang refleksi bagi PMII.

Kader perlu mampu membaca: nilai apa yang harus dipertahankan, bentuk apa yang dapat berubah, dan bagaimana kebudayaan tetap hidup tanpa kehilangan akar nilainya.

Menjaga budaya tidak selalu berarti mempertahankan seluruh bentuk masa lalu tanpa perubahan. Kebudayaan yang hidup justru selalu mengalami proses penyesuaian.

Yang perlu dirawat bukan semata-mata bentuk luarnya, tetapi nilai yang membuat kebudayaan tersebut memiliki arti.

Gotong royong, misalnya, dapat mengambil bentuk berbeda sesuai kebutuhan masyarakat, tetapi semangat kebersamaan di dalamnya tetap dapat dipertahankan.

Karena itu, kader PMII membutuhkan kemampuan membedakan antara nilai yang perlu dirawat dan bentuk yang dapat diperbarui.

NDP perlu dibawa lebih dekat dengan persoalan kebudayaan masyarakat Indonesia. Ia tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep, tetapi perlu digunakan untuk membaca keberagaman, tradisi lokal, perubahan pola sosial, hubungan antargenerasi, serta tantangan kebudayaan yang dihadapi masyarakat.

Dengan cara tersebut, NDP tidak berhenti sebagai pengetahuan tentang nilai, tetapi menjadi cara untuk memahami realitas.

Pada akhirnya, kebudayaan Indonesia akan terus berubah. Ada tradisi yang bertahan, beradaptasi, bahkan mungkin hilang. PMII tidak harus menolak perubahan tersebut, tetapi perlu memiliki kemampuan untuk membaca dan meresponsnya.

NDP perlu menjadi jembatan antara nilai yang diwariskan dengan realitas masyarakat yang terus berubah.

Merawat kebudayaan bukan berarti memaksa masa lalu untuk tetap hidup dalam bentuk yang sama. Merawat kebudayaan berarti memastikan nilai baik dari masa lalu tetap memiliki tempat dalam kehidupan hari ini.

Sebab merawat akar bukan berarti menolak zaman. Merawat akar adalah cara agar kita tidak kehilangan arah ketika zaman berubah.

Komentar

Postingan Populer