NDP PMII dan Krisis Kepedulian Lingkungan: Menumbuhkan Kesadaran Hablum Minal Alam
Oleh: Bilqis Nasika Lutfia
Lingkungan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia. Setiap hari, manusia bergantung pada air, udara, tanah, dan berbagai sumber daya alam. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kepedulian terhadap lingkungan masih sering dianggap sebagai persoalan sederhana. Sampah yang dibuang sembarangan, penggunaan plastik secara berlebihan, dan kurangnya kesadaran menjaga kebersihan menjadi contoh bahwa hubungan manusia dengan alam perlu mendapat perhatian.
Persoalan tersebut mengingatkan kita bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan atau kelompok tertentu. Setiap manusia memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang baik, termasuk mahasiswa dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Dalam NDP PMII, hubungan manusia dengan alam atau hablum minal alam dapat menjadi landasan untuk membangun kesadaran tersebut. Manusia tidak hidup terpisah dari alam, melainkan bergantung pada keberadaannya. Karena itu, alam tidak seharusnya dipandang hanya sebagai sesuatu yang dapat dimanfaatkan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan yang harus dijaga dengan tanggung jawab.
Hablum minal alam juga berkaitan dengan hubungan manusia kepada Allah SWT dan sesama manusia. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan bentuk tanggung jawab terhadap ciptaan Allah sekaligus upaya menciptakan kenyamanan bagi orang lain. Sebaliknya, tindakan yang merusak lingkungan dapat memberikan dampak kepada masyarakat di sekitarnya.
Sebagai kader PMII, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Tidak harus selalu melalui kegiatan besar, tetapi dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan plastik, membuang sampah pada tempatnya, dan menjaga kebersihan ruang bersama.
Namun, kepedulian tersebut tidak cukup hanya dilakukan ketika ada kegiatan organisasi. Nilai hablum minal alam perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Kader PMII dapat berperan sebagai penggerak kesadaran melalui keteladanan, edukasi, dan kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Pada akhirnya, NDP PMII tidak seharusnya berhenti sebagai materi yang dipahami dalam forum kaderisasi. Nilai-nilainya perlu hadir dalam tindakan yang memberikan manfaat bagi kehidupan. Menjaga alam bukan sekadar persoalan kebersihan, melainkan bentuk tanggung jawab manusia terhadap Allah SWT, sesama, dan lingkungan yang menjadi tempat hidup bersama.



Komentar
Posting Komentar